Nyamuk Aedes aegypti. (Foto: US Department of Agriculture/Public Domain)

KBR - Pemerintah Malaysia memastikan ada warganya yang terkena virus Zika. Perempuan Malaysia berumur 58 tahun itu tertular virus Zika saat mengunjungi Singapura pada 19 Agustus lalu.

Menteri Kesehatan Malaysia Subramaniam mengatakan dari pemeriksaan kesehatan, dipastikan perempuan itu positif terkena virus berbahaya asal Brazil itu. Perempuan itu tinggal di Bandar Botanic, Klang, Malaysia.

Selain perempuan itu, anak perempuannya yang ikut bepergian ke Singapura juga terinfeksi. Mereka bertiga---bersama suami mengunjungi Singapura selama tiga hari hingga 21 Agustus. Belum diketahui apakah suami perempuan tersebut ikut tertular virus itu. Namun hingga kini belum mengalami gejala-gejala demam.

Setelah pulang ke Malaysia, perempuan yang identitasnya masih dirahasiakan itu sempat mendatangi sejumlah tempat di kawasan Klang, sebelum kemudian merasakan gejala demam.

Ia sempat mengunjungi klinik swasta di Kota Klang. Selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Sungai Buloh, Selangor. Pemeriksaan pun menunjukkan pasien positif virus Zika.

Pemerintah Malaysia segera melakukan pemeriksaan terhadap tempat-tempat dan orang-orang yang mengalami kontak dengan perempuan itu. Termasuk melakukan penindakan dengan pemberantasan sarang nyamuk di tempat-tempat yang pernah dikunjungi.

Baca: Virus Zika, Indonesia Keluarkan Travel Advisory ke Singapura

Pemerintah Singapura pada akhir pekan lalu mengumumkan ada 41 orang positif terkena virus Zika. Angka penderita virus Zika di Singapura berkembang cepat menjadi 82 orang, pada 30 Agustus lalu. Dan hingga 31 Agustus 2016, sudah ada 115 orang. Pemerintah Singapura mengumumkan 30-an orang diantaranya sudah bisa disembuhkan.

Pemerintah Singapura menyebutkan diantara orang yang positif virus Zika, terdapat lima orang warga Malaysia yang memang bekerja dan tinggal di Singapura.

Dari puluhan orang di Singapura yang dinyatakan positif terkena virus Zika ada 21 orang warga Tiongkok. Hal itu sudah dikonfirmasi pemerintah Tiongkok. Kondisi terakhir mereka tidak terlalu serius dan sebagian sudah sembuh.
 
Baca: Berantas Virus Zika dengan Nyamuk Aedes aegypti Berbakteri

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!