Dituduh Hina Islam, Penulis Yordania Ditembak Mati

Pelaku penembakan sudah ditangkap dan kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan atas pembunuhan tersebut.

Minggu, 25 Sep 2016 21:12 WIB

Ilustrasi penembakan. Foto: Antara

KBR- Penulis asal Yordania bernama Nahid Hattar yang dituding menghina Islam tewas ditembak dengan tiga peluru di luar gedung pengadilan di Ibu Kota Yordania, Amman. Nahid sebelumnya diduga berbagi kartun satir pada halaman facebooknya.

"Dia berdiri sekitar satu meter di depan Nahid di tangga menuju gedung pengadilan," tutur saksi mata kepada the Associated Press.

Pelaku penembakan sudah ditangkap dan kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan atas pembunuhan tersebut.

Mengutip BBC, Nahid Hattar ditahan selama 15 pada Agustus lalu karena dituding menghina Islam. Dalam halaman facebooknya, ia membagikan gambar seorang pria berjanggut berbaring di tempat tidur dengan dua wanita dan merokok.

Nahid Hattar sudah meminta maaf dan menyatakan tak bermaksud menghina Tuhan. Ia mengaku kartun itu hanya untuk mengolok-olok pandangan kaum fundamentalis radikal Sunni tentang surga. (BBC, the Associated Press dan Reuters)


Berita lain: Ingin Selidiki Pembunuhan Geng Narkoba, Senator Pengkritik Utama Duterte Dicopot

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Puasa kali ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada 2018