Hari Pertama Sekolah di Singapura Diselimuti Asap

Kementerian Pendidikan Singapura meminta para guru mengawasi siswa-siswanya. Para guru harus menjamin siswa yang sakit karena asap mendapat perawatan medis.

Senin, 14 Sep 2015 13:32 WIB

Ilustrasi. Kabut asap di Singapura kiriman dari Sumatera. (Foto: Skylan Kao/Creative Commons)

KBR, Singapura - Sekolah-sekolah di Singapura memulai hari pertama sekolah, Senin (14/9), dalam kepungan asap dari Sumatera.

Index polusi udara di negara itu memperlihatkan kualitas udara tidak sehat.

Kementerian Pendidikan Singapura meminta para guru mengawasi siswa-siswanya. Para guru harus menjamin siswa yang sakit karena asap mendapat perawatan medis.

Sekolah-sekolah juga menyiapkan masker dan pembersih udara jika kondisi udara memburuk. Sekolah juga memindahkan aktivitas luar ruangan ke dalam kelas.

Polusi udara di Singapura naik turun di kisaran tidak sehat menengah pada Minggu kemarin, lalu berubah jadi sangat tidak sehat setelah angin membawa lagi asap dari Sumatera hari ini.

Badan Lingkungan SIngapura mengatakan akan ada hujan pagi ini menjelang siang yang akan membersihkan udara untuk sementara waktu.

Kepungan asap ini merupakan yang terburuk dalam dua tahun terakhir. Beberapa acara publik hari ini juga dibatalkan. Termasuk agenda lari untuk kampanye melawan kanker.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Ombudsman Temukan Maladministrasi dalam Kasus Beras PT IBU

  • Amnesty Indonesia Desak DPR Kaji Ulang Pelibatan TNI di Papua
  • Penahanan Setnov Tak Pengaruhi Dukungan Golkar ke Jokowi
  • Aliansi Buruh Jabar Desak Gubernur Batalkan Penetapan Upah Minimum