Wacana Pemindahan Jasad Marcos Dikecam Warga Filipina

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sudah memberi persetujuan agar jasad pendahulunya, Ferdinand Marcos, dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Manila.

Senin, 08 Agus 2016 10:35 WIB

Mantan Ibu Negara Imelda Marcos mencium kaca peti jenazah suaminya, mendiang presiden Ferdinand Marcos, yang jenazahnya tidak dimakamkan sejak wafat pada 1989 Foto: Antara/REUTERS

KBR-  Wacana pemindahan jasad bekas Presiden Filipina, Ferdinand Marcos menuai kecaman. Para pengkritik Marcos berpendapat, tidak tepat untuk memberi tempat terhormat kepada mantan presiden yang dituduh bertanggung jawab atas pembunuhan ribuan orang, penyiksaaan, dan sejumlah penculikan yang sebagian masih belum terungkap.

Sebelumnya, Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sudah memberi persetujuan agar jasad pendahulunya, Ferdinand Marcos, dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Manila. Duterte mengatakan pemindahan jenazah Marcos akan berlangsung bulan depan. Keluarga Marcos dikabarkan sudah mengunjungi pemakaman di kawasan Taguig, Manila, untuk memilih lokasi kuburannya dan melakukan persiapan awal.

Marcos dan istrinya, Imelda, berkuasa di Filipina selama lebih dari 20 tahun.

Marcos akhirnya tumbang setelah sekitar satu juta warga Filipina turun ke jalanan untuk menggulingkannya dalam aksi yang belakangan dikenal sebagai Revolusi Kekuatan Rakyat tahun 1986.

Saat ini, jasad Marcos diawetkan dan bisa dilihat masyarakat umum di kampung halamannya, Batac. (Mlk)

Sumber: BBC 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Fraksi Nasdem Berencana Keluar dari Pansus Angket KPK

  • Keluarga La Gode Ragukan Keseriusan Polisi Proses Dugaan Keterlibatan Anggotanya
  • Polda dan TNI Papua Ikut Bantu Tangani Campak di Asmat
  • Diguyur Hujan 2 Pekan, Hasil Panen Rumput Laut di Nunukan Membusuk

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.