UNHCR Serukan Eropa Buat Strategi Tangani Pengungsi

Badan Pengungsi Dewan Keamanan PBB (UNHCR) menyerukan negara-negara di Eropa membuat strategi untuk menangani arus besar pengungsi dan memudahkan jalan ke Eropa.

Rabu, 26 Agus 2015 12:15 WIB

Pengungsi Rohingya/Foto Erwin Djalaludin.

KBR - Badan Pengungsi Dewan Keamanan PBB (UNHCR) menyerukan negara-negara di Eropa membuat strategi untuk menangani arus besar pengungsi dan memudahkan jalan ke Eropa. UNHCR mengatakan semua negara Eropa dan Uni Eropa harus bertindak bersama untuk memberikan dukungan kepada negara-negara Yunani, Makedonia dan Serbia yang mempunyai kapasitas berlebihan dalam menampung pengungsi.

Juru Bicara UNHCR, Melissa Fleming mengatakan, hal itu penting agar para pengungsi diperlakukan manusiawi dan bantuan disediakan. Tidak hanya dengan menanggapi kebutuhan dasar pengungsi, namun juga menghormati hak asasi mereka sebagai pencari suaka dan imigran.

Fleming mengimbau kepada pemerintah di Uni Eropa untuk memastikan bahwa mereka menangani situasi dengan sensitivitas dan mematuhi kewajiban internasional mereka. (straitstime)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi