(Foto: Reuters)

(Foto: Reuters)

KBR - Sekitar 40 migran tewas di Laut Mediterania diduga karena menghirup asap mesin kapal. Menurut petugas angkatan laut Italia, mereka berada di perahu yang penuh sesak. 

Menteri Dalam Negeri Italia, Angelino Alfano mengatakan, sekitar 320 orang berhasil diselamatkan ketika perahu tersebut dicegat tak jauh dari Libya. Dikutip dari pernyataan jurnalis BBC, rute yang dilalui para migran yakni melalui Laut Mediterania adalah jalur yang paling berbahaya di dunia. 

Menurut data PBB, sepanjang tahun ini, lebih dari 2.000 migran tewas ketika mencoba menyeberangi laut untuk pergi ke Eropa. Sementara itu, hampir 250 ribu migran menyerberang dengan perahu ke Eropa. (BBC)

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!