Puluhan Migran Tewas Saat Menyeberangi Laut ke Eropa

Diduga karena menghirup asap mesin kapal.

Minggu, 16 Agus 2015 16:48 WIB

(Foto: Reuters)

(Foto: Reuters)

KBR - Sekitar 40 migran tewas di Laut Mediterania diduga karena menghirup asap mesin kapal. Menurut petugas angkatan laut Italia, mereka berada di perahu yang penuh sesak. 

Menteri Dalam Negeri Italia, Angelino Alfano mengatakan, sekitar 320 orang berhasil diselamatkan ketika perahu tersebut dicegat tak jauh dari Libya. Dikutip dari pernyataan jurnalis BBC, rute yang dilalui para migran yakni melalui Laut Mediterania adalah jalur yang paling berbahaya di dunia. 

Menurut data PBB, sepanjang tahun ini, lebih dari 2.000 migran tewas ketika mencoba menyeberangi laut untuk pergi ke Eropa. Sementara itu, hampir 250 ribu migran menyerberang dengan perahu ke Eropa. (BBC)

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.