Maskapai Tujuan Afrika Tolak Angkut Binatang Buruan

Ketiga maskapai itu telah mengumumkan untuk tidak akan lagi membawa sisa-sisa singa, badak, macan, gajah dan banteng.

Rabu, 05 Agus 2015 08:11 WIB

Ilustrasi Hewan Buruan di Afrika. Foto: Antara

KBR - Maskapai penerbangan Delta, United dan American Airlines melarang pengiriman hasil buruan binatang besar setelah peristiwa pembunuhan singa Afrika bernama Cecil menyedot perhatian dunia. Ketiga maskapai itu telah mengumumkan untuk menolak untuk membawa sisa-sisa singa, badak, macan, gajah dan banteng. Meskipun demikian, mereka tidak memberikan alasan resmi dari pelarangan ini.

Delta yang memiliki rute terbang langsung ke sejumlah kota Afrika menerima petisi internet yang mendesak keluarnya larangan pengiriman itu. Sementara itu American Airlines dan United meski terbang ke negara sub-Sahara lebih jarang dibandingkan Delta, tetapi United menyatakan lewat tweet bahwa keputusan menghentikan membawa hasil buruan telah diberlakukan seketika.

"Kami merasa adalah masuk akal melakukan hal ini," kata Charles Hobart, Juru Bicara United.

Seperti diketahui sebelumnya, Cecil ditembak secara ilegal pada bulan Juli oleh dokter gigi warga Amerika Serikat, Walter Palmer dan berbuah cercaan dari netizen di seluruh dunia. (BBC)

Editor: Bambang Hari

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.