Tiongkok Selesaikan Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Teleskop radio tersebut akan digunakan untuk membantu pencarian kehidupan di luar angkasa.

Senin, 04 Jul 2016 00:38 WIB

Ilustrasi: Bendera Tiongkok.

KBR - Tiongkok telah menaikkan potongan terakhir teleskop radio terbesar di dunia. Teleskop radio tersebut akan digunakan untuk membantu pencarian kehidupan di luar angkasa.

Teleskop radio yang dijiluki The Five Hundred Metre Aperture Spherical Telescope, atau Fast, memiliki ukuran sebesar 30 lapangan sepak bola. Sebuah gunung di barat daya provinsi Guizhou telah diratakan untuk membangun Fast.

Deputi Pengamatan Astronomi Nasional, Zheng Xiaonian mengatakan, para ilmuwan akan mengidentifikasi dan melakukan uji coba terhadap teleskop tersebut.

"Proyek ini memiliki potensi utnuk mencari objek aneh lainnya untuk pemahaman yang lebih baik akan lahirnya alam semesta dan mendorong pencarian kehidupan di luar angkasa," ujar Zheng dalam Xinhua News Agency.

Teleskop ini dibangun dalam waktu lima tahun. Alat ini diharapkan akan memulai operasinya pada September mendatang.

Pembangunan teleskop dan memajukan program luar angkasa Tiongkok adalah sebuah prioritas bagi Presiden Xi Jinping. Presiden Xi ingin negaranya untuk membangun sendiri kekuatan luar angkasanya.

Ambisi Tiongkok lainnya meliputi memberangkatkan astronot ke bulan pada 2036 dan membangun stasiun luar angkasa. Ambisi tersebut akan direalisasikan ke depannya.

Tiongkok berisikeras, program ini ditujukan untuk alasan perdamaian. Namun, Kementerian Pertahanan Amerika menggarisbawahi peningkatan kemampuan luar angkasa Tiongkok untuk mencegah lawannya untuk menggunakan senjata berbasis luar angkasa. (The Guardian/cit)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.