Pesan Lebaran: Obama Serukan Perlindungan bagi Muslim di Amerika

Menurut Obama, negara Amerika dibangun dari berbagai latar belakang, termasuk Muslim

Kamis, 07 Jul 2016 10:17 WIB

Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Foto: Antara

KBR - Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta warganya untuk melindungi Muslim di sana dari sikap tidak toleran dan xenofobia (ketidaksukaan terhadap orang-orang yang dianggap asing). Hal tersebut disampaikan Obama dalam perayaan Hari Raya Idul Fitri 2016.

Menurutnya, negara Amerika dibangun dari berbagai latar belakang, termasuk Muslim. Salah satu Muslim yang memberikan kontribusi dalam sejarah Amerika yaitu mendiang petinju legendaris Mohamad Ali yang meninggal pada awal Juni 2016.

“Di dalam negeri, kita juga menyaksikan peningkatan serangan terhadap Muslim Amerika. Tidak seorangpun yang seharusnya merasa takut atau tidak aman di tempat beribadah mereka,” kata Obama.

Menurutnya, tantangan untuk mengatasi kekerasan kepada Muslim tidak hanya terjadi di Amerika, melainkan di berbagai belahan dunia lainnya. Semisal yang terjadi di Orlando, Istanbul, Dhaka, Baghdad, dan Madinah.

“Dalam menghadapi kebencian, nilai-nilai dan kekuatan Amerika akan mempersatukan kita dan membela solidaritas serta saling melindungi yang akan membuat negara kita makin kuat dan aman.”

Warga Muslim Amerika sering menghadapi pandangan negatif akibat meningkatnya kekerasan terkait terorisme. Intoleransi tersebut makin tergambar menyusul serangan teroris di Paris, Perancis, dan San Bernardino, California. Sikap tersebut diperparah retorika politik bakal calon presiden dari Partai Republik Donald Trump. (VOA)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Menristek Minta Dosen Mundur Karen HTI, Pengamat: Itu Ngawur

  • Jokowi : Pengadaan Alutsista Harus Lewat G to G
  • Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Anti Terorisme
  • Terus Lakukan Intimidasi Penggusuran, Warga Dobrak Gerbang PT KA Bandung

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.