Korsel Sebut Korut Telah Uji Coba Peluncuran Rudal

Menurut militer Korea Selatan uji coba tersebut telah gagal pada tahap awal peluncuran.

Sabtu, 09 Jul 2016 15:20 WIB

Uji coba penembakan rudal balistik kapal selam dari bawah air dalam foto tidak bertanggal yang dirilis oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Minggu (24/4/2016). Foto: Antara

KBR - Korea Selatan mengatakan negara tetangganya yakni Korea Utara telah melakukan uji coba rudal balistik dari kapal selam. Mengutip BBC, menurut militer Korea Selatan uji coba tersebut telah gagal pada tahap awal peluncuran. 

Meski demikian, Korea Selatan mengecam keras uji coba yang dilakukan negara pimpinan Kim Jong-un itu. 

"SBLM (rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam) dilesatkan dari kapal selam secara normal, namun diperkirakan gagal pada tahap awal peluncuran. Militer kami megecam keras aksi provokasi semacam itu oleh Korea Utara," sebut militer Korsel.

Mei 2015 lalu, Korut mengklaim telah sukses menguji peluncuran rudal dari kapal selam yang berada di bawah laut.  Kim Jong-un menyatakan negaranya kini memiliki senjata strategis yang mampu menyerang musuh mereka di perairan. 

Meski demikian, Korea Selatan akhir Mei lalu juga menyebut upaya peluncuran rudal balistik dari pantai timur Korea Utara gagal. Kegagalan tersebut mengikuti kegagalan tiga uji coba misil jarak menengah pada April lalu.

Korea Utara dilarang PBB menggunakan teknologi misil balistik jenis apapun. Ketegangan meningkat di Semenanjung Korea setelah uji coba nuklir keempat Pyongyang pada bulan Januari dan sejumlah uji coba misil lainnya. (BBC)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

BPK Segera Jatuhkan Sanksi ke Auditor Penerima Suap Moge

  • Bekas KASAU Minta Film G30S Tidak Disiarkan di TV
  • Beredar SK Dukung Emil, Golkar Jabar Tunggu Putusan Resmi DPP
  • LN: Korban Gempa Meksiko Capai Lebih dari 270 Orang