Bendera Perancis. Foto: Antara

KBR - Perancis menggagalkan sebuah rencana untuk menyerang militer negara tersebut. Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve  mengatakan, sebuah sumber investigasi mengaku tersangka penyerangan telah merencanakan pemenggalan seseorang. Menurut dia, empat terdakwa telah merencakan aksi teror terhadap fasilitas militer negara itu. 

Terdakwa yang berusia 16 dan 23 tahun itu termasuk seorang bekas anggota angkatan laut ditangkap di berbagai bagian negara di Perancis. Sementara itu, kabar tentang penahanan tersebut diikuti pernyataan dari Presiden Perancis Francois Hollande. Ia mengatakan, serangan itu telah digagalkan hanya dalam beberapa hari. Sedangkan Cazeneuve mengklaim ada hubungan antara serangan itu dengan ledakan sebuah pabrik petrokomia di dekat Marseille. (Channel News Asia) 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!