Ilustrasi. Singa jantan (Panthera leo). Foto: Antara

KBR- Pengguna media sosial sedang gencar mempermalukan orang yang telah mengaku membunuh Cecil si singa Afrika. Menggunakan tagar yang kini mencapai lebih dari 650 ribu, berbagai cercaan dilayangkan terhadap dokter gigi yang berburu demi mendapatkan tropi tersebut.

Aksi protes global ketika pria bernama Walter Palmer yang berasal dari Minnesota itu, mengaku membunuh singa yang paling terkenal di Zimbabwe. Kini nasib sang pemburu telah beralih menjadi orang yang paling diburu pengguna web di seluruh dunia.

Beberapa cuitan di Twitter dengan tagar CecilTheLion diantaranya oleh @TaroGold yang mengharap pemburu itu membusuk di penjara. Netizen ini juga menyebut bahwa satwa liar bukanlah milik seseorang untuk dibunuh, tetapi milik seluruh dunia. Ada pula cuitan yang datang dari ?@pbloverblog yang menilai bahwa lelaki sejati "menembak" satwa dengan kamera bukan dengan senjata.

Kini petisi menuntut "Justice for Cecil" atau "Keadilan Bagi Celil" dibuat untuk meminta Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, menghentikan pemberian izin berburu. Petisi tersebut telah memperoleh lebih dari 300.000 tanda tangan.

Menanggapi ini, sang pembunuh Cecil mengatakan ia tidak menyadari jika binatang buruannya itu merupakan hewan favorit lokal. Dia mengaku menyesal karena membunuh sang singa. Ia juga menyebut bahwa perjalanannya ke Zimbabwe dilakukan secara legal.

Editor: Dimas Rizky

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!