Hilarry Clinton Tuding Tiongkok Curi Data Informasi Amerika

Clinton adalah kandidat calon presiden terdepan dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden 2016.

Minggu, 05 Jul 2015 20:26 WIB

Hillary Clinton. Foto: Antara

KBR- Calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton menuding Tiongkok mencuri banyak rahasia informasi dan dagang milik pemerintah Amerika Serikat.

Clinton adalah kandidat calon presiden terdepan dari Partai Demokrat untuk pemilihan presiden 2016. Ini disampaikannya saat berkampanye di negara bagian New Hampshire.

Ia meminta Amerika lebih waspada, sebab angkatan bersenjata Tiongkok berkembang sangat cepat. Tiongkok, kata dia, bahkan telah membangun berbagai instalasi militer yang mengancam sekutu-sekutu Amerika di Laut China Selatan.

Belum lama ini, pejabat Amerika juga menyebut Tiongkok tersangka utama pencurian data pegawai Amerika. Namun, tuduhan ini dibantah oleh Tiongkok. (VoA)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

IPB Awasi Dosen yang Pernah Bergabung HTI

  • Novel Baswedan Janji Ungkap Keganjilan Kasusnya Hanya pada Tim Gabungan
  • DPRD DKI Tunda Bahas Dua Raperda Terkait Reklamasi
  • Sidang Penodaan Agama, Dokter Otto Divonis 2 Tahun Penjara

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.