Barack Obama : Kesepakatan Nuklir Iran Penting Cegah Perang Timur Tengah

Kata Obama, tanpa kesepakatan tak akan ada batasan bagi program nuklir Iran.

Kamis, 16 Jul 2015 12:06 WIB

Ilustrasi bom nuklir. Foto: Antara

KBR - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan perjanjian nuklir Iran merupakan satu-satunya jalan untuk mengurangi risiko di Timur Tengah. Kata Obama, tanpa kesepakatan tersebut maka tak akan ada batasan bagi program nuklir Iran. Sehingga resiko terjadinya perang di Timur Tengah akan lebih besar.

Sebagai info, perjanjian nuklir ini merupakan kemenangan bagi Obama yang telah menjangkau musuh bebuyutan Amerika. Meski demikian, banyak juga yang melihat hal ini sebagai pertaruhan kebijakan asing terbesar sejak ia menjabat pada 2009.

Obama kini menjadi ujung tombak untuk melawan kritik dari Partai Republik di Kongres. Ia juga harus meyakinkan sekutu mereka yang tidak terlalu menyambut gembira kesepakatan dengan Iran seperti Israel dan Arab Saudi. CNN

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

500 Kamisan, Korban Terus Tagih Janji Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu

  • Haris Azhar: Novel Cerita Ada Petinggi Polisi Terlibat Penyerangan
  • Terdakwa Penodaan Agama di Medan, Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
  • Perppu Akses Informasi Keuangan Disahkan Menjadi Undang-undang

Indonesia mengalami masalah ketimpangan (inequality) dan tengah berupaya memeranginya. Simak perbincangannya hanya di Ruang Publik KBR, Rabu 26 Juli 2017 pukul 09.00-10.00 WIB.