2.000 Anak di Filipina Keracunan Permen

Mereka mengeluh sakit setelah makan permen rasa buah.

Selasa, 14 Jul 2015 14:33 WIB

ilustrasi anak keracunan makanan. Foto: Antara

KBR - Sedikitnya dua ribu orang dilaporkan jatuh sakit akibat melahap permen yang diyakini beracun. Sebagian besar dari korban adalah anak-anak sekolah yang berada di wilayah Selatan Filipina. Mereka mengeluh sakit setelah memakan permen rasa buah. 66 diantara mereka masih dirawat. Para ahli saat ini tengah menyelidiki penyebabnya.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Filipina Lyndon Lee Suy, seperti dikutip Kantor Berita AFP, menyatakan mungkin saja memang disengaja atau ada kesalahan produksi.

Awalnya jumlah korban yang dirawat di rumah sakit mencapai 600 orang pada Jumat lalu. Namun dalam beberapa hari jumlah korban melonjak tajam.

Lembaga pengawas makanan Filipina tengah menyelidiki kemungkinan permen itu terkontaminasi bakteri. Mereka saat ini mencari tahu apakah permen terkontaminasi staphylococcus, salmonella atau bahkan bakteri E. coli. Untuk sementara, polisi telah menangkap sembilan penjual permen ini. Sementara produsen permen bermerk Wendys Delicious Durian Candy saat ini juga diselidiki pihak berwenang. (AFP) 

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

OTT di PN Jaksel, KPK Tetapkan Dua Orang Tersangka

  • DPR Akan Panggil Panglima TNI Terkait Pembelian Helikopter AW 101
  • Polres Jombang Temukan Modus Penjualan Narkoba Secara Kredit
  • Presiden AS Pilih Pertahankan Pasukan dari Afghanistan

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.