Puing Egypt Air Ditemukan di Mediterania

Pesawat hilang sejak 19 Mei lalu dengan membawa 66 orang.

Kamis, 16 Jun 2016 09:51 WIB

Petugas pencari pesawat Egypt Air yang jatuh di Mediterania (Foto: BBC)

Petugas pencari pesawat Egypt Air yang jatuh di Mediterania (Foto: BBC)

KBR - Puing-puing pesawat Egypt Air yang hilang bulan lalu di Mediterania telah ditemukan. Penyelidik Mesir mengatakan kalau sejumlah lokasi puing-puing itu telah diidentifikasi. Kendaraan pencari laut dalam juga sudah mengirimkan kembali foto pertama dari puing tersebut.

Pesawat Egypt Air MS804 ini jatuh pada 19 Mei lalu ketika sedang terbang dari Paris ke Kairo. Pesawat ini membawa 66 orang. Pesawat jenis Airbus A320 ini hilang dari radar, tanpa sebelumnya memberikan tanda bahaya.

Penyebab jatuhnya pesawat ini masih belum diketahui. Sempat diduga bahwa ini adalah tindakan terorisme, tapi sampai sekarang tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab. Kemungkinan lain penyebabnya adalah kesalahan manusia atau teknis. Data penerbangan menunjukkan kalau alat pendeteksi asap mati di toilet beberapa menit sebelum sinyal pesawat hilang.

Sebelumnya, tim pencari mengaku mendapatkan sinyal dari kotak hitam. Sebelumnya, sinyal diperkirakan bakal mati pada 24 Juni mendatang.  (BBC)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wakapolri Tegaskan Tak Ada Pengamanan Khusus terkait Rencana Kembalinya Rizieq

  • JK Bantah Asian Games 2018 Kekurangan Dana
  • 5 Kecamatan di Karo Gelap Gulita Akibat Erupsi Sinabung
  • Netanyahu Kecam Pernyataan PM Polandia Soal Dalang Holocaust

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.