Prancis Klaim Berhasil Usir 12 Mubaligh Radikal

Dengan demikian, ujar pejabat yang tak bersedia disebutkan namanya, jumlah total ulama yang diusir mencapai 40 orang sejak 2012.

Selasa, 30 Jun 2015 11:26 WIB

Dubes Perancis, Corinne Breuze.(ANTARAFOTO)

KBR - Pejabat keamanan di Prancis menyatakan telah mengusir 12 mubaligh radikal sejak awal tahun 2015. Dengan demikian, ujar pejabat yang tak bersedia disebutkan namanya, jumlah total ulama yang diusir mencapai 40 orang sejak 2012.

Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazenueve mengatakan, kepada Europe 1 bahwa Prancis tidak akan toleransi terhadap mubaligh yang berlaku kasar. Keterangan tersebut disampaikan tiga hari setelah Yassin Salhi dituding memenggal kepala bosnya dan mencoba meledakkan pabrik gas milik Amerika Serikat.

Selain itu, dia juga menegaskan, ulama asing yang menebar kebencian akan dideportasi termasuk sejumlah masjid sedang dalam investigasi karena menggelorakan terorisme. Jika hal tersebut ditemukan, kata Cazenueve, masjid tesebut akan ditutup. (Al-arabya)


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?