Penyelamat Berburu dengan Waktu di Sungai Yangtze

Yang mengaku tidak akan menyerah dan akan memberikan upaya penyelamatan

Rabu, 03 Jun 2015 08:57 WIB

Petugas penyelamat berjalan di atas kapal tunda yang tenggelam di Sungai Yangtze, dekat Jingjiang, provinsi Jiangsu, TIongkok, Sabtu (17/1/2015). Foto: Antara

KBR - Menteri Perhubungan Tiongkok, Yang Chuantang menyatakan para petugas penyelamat berlomba dengan waktu untuk menemukan korban selamat insiden tenggelamnya kapal pesiar di Sungai Yangtze. Yang mengaku tidak akan menyerah dan akan memberikan upaya penyelamatan meski harapan hidup ratusan penumpang kecil. Saat ini, ribuan petugas dikerahkan di sekitar lambung kapal Bintang Timur yang tenggelam di Provonsi Hubei itu.

Dari 456 awak dan penumpang, lima orang dipastikan tewas sementara 15 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup. Kapten kapal dan kepala bagian mesin termasuk yang selamat, namun mereka langsung diinterogasi polisi tentang penyebab kapal pesiar tersebut tenggelam. Sebelumnya, kapal tersebut tenggelam karena dihantam angin puting beliung. (BBC) 

Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.