Myanmar Hadang Jurnalis Peliput Manusia Perahu di Limbo

Mereka berdesakan di dek kapal nelayan berbendera Thailand yang pada Jumat pekan lalu dihadang di Laut Andaman dan ditepikan di perairan Pulau Leik.

Senin, 01 Jun 2015 10:43 WIB

Pengungsi Myanmar terdampar di Aceh. Foto: KBR

KBR - Angkatan Laut Myanmar dilaporkan menahan dan memukul mundur jurnalis di dekat perahu migran yang berlokasi di dekat lepas pantai selatan negara tersebut pada Minggu, 31 Mei 2015.

Seorang saksi mengatakan bahwa pejabat setempat meminta penjagaan terhadap kapal tersebut. Sebelum berbalik arah lantaran dilarang, jurnalis Reuters sempat melihat ratusan migran, beberapa di antara terlihat kurus. Mereka berdesakan di dek kapal nelayan berbendera Thailand yang pada Jumat pekan lalu dihadang di Laut Andaman dan ditepikan di perairan Pulau Leik.

Beberapa perahu nelayan itu terlihat bersandar pada dua dari empat kapal angkatan laut Myanmar. Perahu itu membawa lebih dari 700 migran. Seorang perwira angkatan laut yang menolak disebutkan namanya menyebutkan, perahu tersebut ditemukan terombang-ambing di tengah laut tanpa bahan bakar atau jangkar dan tengah mengambil air.

Itu dikarenakan pompa air perahu tersebut rusak. Jika angkatan laut Myanmar tak menemukan mereka, kata perwira tersebut, kemungkinan mereka akan tewas di tengah laut. (The Straits Times) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kendalikan Harga Beras, Bulog: Operasi Pasar Harus Terus Ditambah

  • Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang Klaim Sudah Minta Impor Sejak Dua Bulan Lalu
  • Satgas Pangan Banyuwangi Akui Ada Kenaikan Harga Beras
  • Satu Juta Lebih Pengungsi Rohingya Tinggal di Bangladesh

Perkembangan teknologi membawa banyak kemudahan bagi kita termasuk di bidang keuangan atau FinTech atau Financial Technology.