Myanmar Gelar Kampanye Selfie untuk Toleransi

Banyak kasus kebencian antar kelompok agama dan suku yang berbeda di sana.

Jumat, 05 Jun 2015 19:09 WIB

Kampanye selfie toleransi di Myanmar (Foto: www.globalvoicesonline.org)

Kampanye selfie toleransi di Myanmar (Foto: www.globalvoicesonline.org)

KBR – Sejumlah anak muda di Yangon, ibukota Myanmar, rupanya gerah dengan kasus intoleransi yang terjadi di negara mereka. Karenanya mereka meluncurkan sebuah kampanye selfie yang berbasis di Facebook untuk mempromosikan toleransi dan persahabatan antar etnis. Ini dilakukan karena di Myanmar tengah terjadi banyak kasus diskriminasi dan kekerasan komunal di penjuru negeri.

Kampanye itu dimulai sejak April lalu. Lewat kampanye, orang-orang diminta untuk berpose atau selfie dengan teman yang berasal dari kelompok etnis atau agama yang berbeda. Kampanye ini memakai tanda pagar atau tagar #myfriend dan #friendship_has_no_boundaries atau ‘pershabatan tanpa batasan’.

Sejak 2012, terjadi serangkaian kekerasan dari kelompok Buddha dan minoritas Muslim di Myanmar. Selain itu di sosial media di Myanmar juga bertebaran ungkapan kebencian dan atmosfer yang menciptakan kebencian.  (www.globalvoicesonline.org) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

KPK Tolak Permohonan Justice Collaborator Bekas Pejabat Bakamla Nofel Hasan

  • MUI Temui Kabareskrim Terkait Penyerangan Pemuka Agama
  • Proyek Rusun DP Nol Rupiah Diadukan ke KPPU
  • Pemkab Karo Cari Upaya Potensi Gagal Panen Akibat Erupsi Gunung Sinabung

Dalam beberapa pekan ini Rancangan KUHP (RKUHP) ramai dibicarakan karena dianggap memuat poin-poin atau pasal-pasal yang bermasalah.