Mengandung Timbal, Nestle Tarik Mi Maggi dari India

Pihak perusahaan mengumumkan, setelah digelar inspeksi makanan di bagian utara Uttar Pradesh pada bulan lalu, ditemukan kandungan timbal dengan kadar tinggi di beberapa paket mi instan itu.

Jumat, 05 Jun 2015 09:04 WIB

Nestle. (Foto: Istimewa)

KBR - Grup produsen makanan terbesar di dunia, Nestle, menarik mi Maggi dari India. Penarikan itu disebabkan, adanya kekhawatiran pelanggaran atas keamanan produk tersebut.

Pihak perusahaan mengumumkan, setelah digelar inspeksi makanan di bagian utara Uttar Pradesh pada bulan lalu, ditemukan kandungan timbal dengan kadar tinggi di beberapa paket mi instan itu. Hal itu lantas memicu kekhawatiran para pelanggan. Malah, insiden itu menjadi berita utama di India, di mana mi Maggi merupakan makanan yang murah dan sangat populer.

"Kepercayaan konsumen kami dan keselamatan produk kami adalah prioritaas," kata pihak Nestle.

"Tapi sayangnya, perkembangan terakhir dan produk kami telah menimbulkan kekhawatiran bagi para pelanggan. Karena itulah, kami memutuskan untuk menarik semua produk demi keamanan," tambah Nestle. (CNA)



Editor: Quinawaty Pasaribu
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

MA: Praperadilan Tak Gugur Selama Dakwaan Belum Dibacakan

  • Selain Praperadilan, KY Juga Pantau Sidang Novanto di Pengadilan Tipikor
  • Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Cilacap Alami Peningkatan
  • Kongres Sepakat Perpanjang Darurat Militer Mindanao