Israel Cabut Izin Salat Jumat Warga Gaza di Masjid Al Aqsa

Otoritas Israel melarang 500 warga Palestina asal Gaza untuk salat Jumat di Jerusalem.

Kamis, 25 Jun 2015 12:06 WIB

kegiatan shalat berjamaah/ANTARAFOTO

KBR - Otoritas Israel melarang 500 warga Palestina asal Gaza untuk salat Jumat di Jerusalem. Hal tersebut dilakukan karena meningkatnya serangan roket dari Gaza ke Israel.

Pada Selasa lalu, sebuah rudal mendarat di lapangan terbuka di Israel Selatan meski dilaporkan tidak ada korban. Juru Bicara Unit Departemen Pertahanan mengatakan, larangan sholat itu hanya berlaku untuk Jumat, 26 Juni mendatang.

Israel melonggarkan pembatasan warga Palestina dari dan ke Jalur Gaza, maupun di Tepi Barat menjelang Ramadan pekan lalu. Otoritas setempat juga mengizinkan 800 warga Gaza sholat Jumat di Masjid Al Aqsa. Namun pelonggaran itu bisa ditempuh jika kondisinya tidak ada lagi kekerasan.

Sementara Jumat pekan lalu, seorang pejalan kaki Israel dibunuh dan Minggunya, seorang politikus ditikam. Itu sebab pelarangan kembali diberlakukan. (BBC)


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau