Ditolak Australia, 65 Imigran Terdampar di Pulau Rote

Ausralia melalui Juru Bicara Imigrasi Australia enggan memberikan klarifikasi.

Selasa, 02 Jun 2015 18:11 WIB

Ilustrasi Imigran. Foto: Antara

Ilustrasi Imigran. Foto: Antara

KBR - Sebanyak 65 imigran asal Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar terdampar di Pulau Rote, NTT.

Seperti dikutip dari Aljazeera, para imigran tersebut sedang menuju Australia, namun ditolak dan berakhir di Pulau Rote. Kini mereka tengah di proses pihak imigrasi Indonesia. Pejabat Kepolisian Pulau Rote, Hidayat mengatakan kapal para imigran tersebut berangkat dari Jawa Barat, pada Minggu lalu.

Dari 65 imigran, 54 diantaranya berasal dari Sri Lanka, 10 dari Bangladesh, dan 1 dari Myanmar. Dalam kelompok tersebut terdapat seorang ibu hamil dengan usia kandungan 4 bulan dan 3 anak kecil. Terkait hal ini, Pemerintah Ausralia melalui Juru Bicara Imigrasi Australia enggan memberikan klarifikasi. (Aljazeera) 

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.