AS Didesak Hormati Kebijakan Keamanan Cyber Tiongkok

Beijing mendesak Washington untuk menghormati fakta-fakta yang terungkap terkait keamanan cyber.

Kamis, 25 Jun 2015 11:13 WIB

Dewan Negara Tiongkok Yang Jiechi/ANTARAFOTO

KBR - Beijing mendesak Washington untuk menghormati fakta-fakta yang terungkap terkait keamanan cyber. Pernyataan ini disampaikan pada pertemuan puncak tingkat tinggi pada Rabu kemarin, menanggapi Para Pemimpin Amerika yang mengungkapkan kekhawatirannya akan mata-mata cyber dari Tiongkok.

Sepanjang pidato penutupan pada pertemuan ke-tujuh Dialog Strategi dan Ekonomi antara Amerika dan Tiongkok, Dewan Negara Tiongkok Yang Jiechi menekankan bahwa Beijing telah tegas menentang peretasan dunia maya. Jadi, pemerintah Amerika diminta tak perlu khawatir dan curiga.

Terkait isu keamanan cyber, Tiongkok menegaskan akan melawan segala bentuk kejahatan dunia maya. Selain itu, kata dia, negaranya telah siap bekerja sama dengan Amerika untuk keamanan siber dan berkomitmen untuk saling menghormati tanpa melakukan penyadapan satu sama lain.

Untuk itu, atas nama Tingokok, dia mendesak Amerika untuk menghormati fakta-fakta dan bekerja sama meningkatkan hubungan maya di antara kedua negara. (The Straits Times) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Ombudsman RI Temukan Pungli di Pasar Tanah Abang Hingga Rp1 Juta

  • Insentif GTT di Banyuwangi Naik Tiga Kali Lipat
  • Tarif Listrik Naik, Partai Oposisi Bangladeh Serukan Mogok Massal
  • Politikus Jepang Bawa Anak ke Sidang Dewan Dikritik

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing