Zika Singapura, Malaysia Tidak Larang Warganya Berkunjung

Warga Singapura terkena virus Zika setelah pulang dari Sao Paolo, Brasil.

Selasa, 17 Mei 2016 11:02 WIB

Sampel darah dengan virus Zika (Foto: AFP)

Sampel darah dengan virus Zika (Foto: AFP)

KBR - Kementerian Kesehatan Malaysia tidak memberlakukan larangan pergi ke Singapura meski negeri singa melaporkan kasus Zika pertamanya pekan lalu. 

Wakil Menteri Kesehatan Hilmi Yahya hanya menyerukan warga Malaysia yang pergi ke Singapura selalu waspada, terutama jika mengalami gejala seperti demam.

Dia mengatakan telah menggelar tes terhadap 90 ribu orang yang masuk Malaysia dan Singapura, di samping memberikan pengumuman kesehatan di seluruh pintu masuk ke negara itu. 

Jumat lalu, kasus Zika pertama dilaporkan di Singapura setelah satu warganya mengunjungi Sao Paolo Brazil dan terbukti positif terinfeksi. (Channel News Asia)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.