The Vegetarian Raih Man Booker Prize 2016

Ini novel pertama Han Kang yang diterjemahkan ke Bahasa Inggris.

Selasa, 17 Mei 2016 08:37 WIB

The Vegetarian karya Han Kang meraih The Man Booker International Prize 2016 (Foto: Barnes and Noble

The Vegetarian karya Han Kang meraih The Man Booker International Prize 2016 (Foto: Barnes and Noble)

KBR – Novel “The Vegetarian” dinyatakan sebagai pemenang penghargaan Man Booker International Prize 2016. Novel yang ditulis Hang Kang ini bercerita tentang seorang perempuan yang menolak kebrutalan manusia dan tak lagi makan daging hewan.

Ketua dewan juri Boyd Tonkin mengatakan, karya novelis Korea Selatan itu dianggap sangat kuat, tak mudah dilupakan dan orisinil.  

“The Vegetarian” adalah novel pertama Hang Kang yang diterjemahkan ke Bahasa Inggris. Ide untuk cerita ini muncul ketika Hang Kang membaca ulang cerpennya yang berjudul “The Fruit of My Woman” – tentang seorang perempuan yang berubah menjadi tanaman.

Karya ini diterjemahkan oleh Deborah Smith, yang baru belajar Bahasa Korea sejak 2010. Hadiah lebih dari 900 juta rupiah itu akan dibagi dua antara penulis dan penerjemahnya.

Novel “The Vegetarian” ini bersaing ketat dengan tulisan dari penulis Turki Orhan Pamanuk, penulis Italia Elena Ferrante serta penulis Cina Yan Lianke. Eka Kurniawan adalah satu-satunya penulis Indonesia yang masuk dalam daftar panjang nominasi kandidat peraih Man Booker International Prize 2016.

Simak juga wawancara KBR dengan Eka Kurniawan soal namanya yang masuk daftar panjang nominasi Man Booker International Prize 2016  di sini.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Permintaan PAN Mundur Dari Kabinet Bisa Jadi Masukan Presiden

  • Dua Eksekutor Penembak Gajah di Aceh Tengah Ditangkap
  • Diduga terkait Terorisme, Kuwait Usir Duta Besar Iran
  • Marcos Rojo Terancam Absen sampai 2018

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.