Ilustrasi Kelelawar (Foto: Channel News Asia)

Ilustrasi Kelelawar (Foto: Channel News Asia)

KBR - Kota Batemans Bay di New South Wales, Australia, menetapkan status darurat setelah kota itu dikepung ratusan ribu kelelawar.

Kelelawar ini bergelantungan di dahan pohon, terus mengeluarkan bunyi, dan menyebarkan bau tak sedap.

Danielle Smith, warga setempat, mengatakan tidak bisa membuka jendela, dan tidak bisa belajar. 
 
Kelelawar dianggap satwa rentan di Australia, sehingga mengusir mereka tidak boleh menggunakan cara yang mematikan.

Sementara kelompok hak-hak hewan menyatakan pengusiran tidak akan berhasil, dan warga sebaiknya bersabar sampai kelelawar pergi dengan sendirinya. (Channel News Asia) 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!