Kota di Australia Dikepung Ratusan Ribu Kelelawar

Menyebarkan bau tak sedap di penjuru kota.

Rabu, 25 Mei 2016 09:22 WIB

Ilustrasi Kelelawar (Foto: Channel News Asia)

Ilustrasi Kelelawar (Foto: Channel News Asia)

KBR - Kota Batemans Bay di New South Wales, Australia, menetapkan status darurat setelah kota itu dikepung ratusan ribu kelelawar.

Kelelawar ini bergelantungan di dahan pohon, terus mengeluarkan bunyi, dan menyebarkan bau tak sedap.

Danielle Smith, warga setempat, mengatakan tidak bisa membuka jendela, dan tidak bisa belajar. 
 
Kelelawar dianggap satwa rentan di Australia, sehingga mengusir mereka tidak boleh menggunakan cara yang mematikan.

Sementara kelompok hak-hak hewan menyatakan pengusiran tidak akan berhasil, dan warga sebaiknya bersabar sampai kelelawar pergi dengan sendirinya. (Channel News Asia) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?