Salah satu gambar yang dimaksudkan sebagai Libya menggunakan gambar Singapore Central Business District. Foto: Youtube

KBR - Pemerintah Kamboja salah menggunakan gambar gedung-gedung Singapura untuk menggambarkan Libya dalam videonya tentang kehancuran bangsa. Video itu menyatakan isu Hak Asasi Manusia disalahgunakan untuk menghancurkan sebuah bangsa.

Channel News Asia melaporkan, video itu menyatakan "Libya dan Suriah dulu adalah negara yang indah". Namun isu HAM telah "disalahgunakan dan akhirnya menghancurkan bangsa itu".

Salah satu gambar yang dimaksudkan sebagai Libya menggunakan gambar Singapore Central Business District.

Video yang dibuat oleh Komisi Nasional HAM Kamboja ini dirilis di saluran Youtube pemerintah.

Video ini keluar saat Kamboja dikritik karena situasi HAM-nya. Menurut para pengamat di Kamboja, demokrasi yang masih muda di negara itu terancam oleh intimidasi politik, tekanan terhadap ekspresi politik, dan pembatasan kebebasan berkumpul. | CNA

Editor: Malika

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!