Kamboja Salah Gunakan Gambar Singapura Sebagai Libya

Salah satu gambar yang dimaksudkan sebagai Libya menggunakan gambar Singapore Central Business District.

Senin, 30 Mei 2016 11:28 WIB

Salah satu gambar yang dimaksudkan sebagai Libya menggunakan gambar Singapore Central Business District. Foto: Youtube

KBR - Pemerintah Kamboja salah menggunakan gambar gedung-gedung Singapura untuk menggambarkan Libya dalam videonya tentang kehancuran bangsa. Video itu menyatakan isu Hak Asasi Manusia disalahgunakan untuk menghancurkan sebuah bangsa.

Channel News Asia melaporkan, video itu menyatakan "Libya dan Suriah dulu adalah negara yang indah". Namun isu HAM telah "disalahgunakan dan akhirnya menghancurkan bangsa itu".

Salah satu gambar yang dimaksudkan sebagai Libya menggunakan gambar Singapore Central Business District.

Video yang dibuat oleh Komisi Nasional HAM Kamboja ini dirilis di saluran Youtube pemerintah.

Video ini keluar saat Kamboja dikritik karena situasi HAM-nya. Menurut para pengamat di Kamboja, demokrasi yang masih muda di negara itu terancam oleh intimidasi politik, tekanan terhadap ekspresi politik, dan pembatasan kebebasan berkumpul. | CNA

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Bawaslu RI Keluarkan Rekomendasi Pembatalan Calon Bupati Jayapura

  • Dianggap Buron, Aktivis Nelayan Budhi Tikal Ditangkap Polisi
  • Polisi Ringkus 4 Pelaku Duel Gladiator
  • Brimob Amankan Rumah Pengungsi Gunung Agung