Iran Tangkap Delapan Model Online Yang Dianggap Tidak Islami

Tahun 2013 mereka membersihkan Facebook. Kini fokus mereka beralih ke Instagram.

Selasa, 17 Mei 2016 10:19 WIB

Perempuan berjilbab di Iran (Foto: Al Jazeera)

Perempuan berjilbab di Iran (Foto: Al Jazeera)

KBR - Polisi Iran telah menangkap 8 model perempuan yang mengunggah foto mereka ke dunia maya tanpa penutup kepala, dengan dakwaan tindakan yang tidak Islami.

Perempuan di Iran diharuskan menutupi kepala dan rambut mereka di muka umum sejak revolusi 1979. Delapan orang perempuan yang ditangkap itu hanya sebagian kecil dari 170 orang yang menurut para penyidik Iran terlibat dalam kegiatan menjadi model online. Kantor berita Associated Press melaporan operasi itu disebut Spider II dan dipusatkan pada para pengguna situs Instagram.

Salah satu foto yang diturunkan Pemerintah Iran adalah foto dari model Elham Arab, yang kerap difoto dalam busana pengantin.

“Semua orang suka kecantikan dan popularitas,” kata Arab. “Mereka ingin bisa dilihat orang lain, tapi juga penting untuk tahu apa konsekuensinya.” Pemerintah Iran belum menjelaskan, sanksi apa yang akan dihadapi Arab. Mereka juga tidak mengidentifikasi siapa saja kedelapan model yang ditangkap itu.

Pemerintah Iran mengatakan agendanya adalah sterilisasi situs-situs populer. Tahun 2013 mereka membersihkan Facebook. Kini fokus mereka beralih ke Instagram. (VOA, AP, Al Jazeera)  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?