Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan keterangan mengenai serangan bom di Kota Sana'a, Yaman, pada 20 April 2015. Foto: Antara

KBR- Badan Kebudayaan PBB UNESCO mengecam serangan pada kota tua Sana'a di Yaman. Kota tersebut merupakan Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1986. Sana'a hancur dalam pengeboman pasukan Arab. Dua kota bersejarah seperti kota tua Sana'a dan Kota Sa'adah kini mengalami kerusakan parah setelah menjadi sasaran pengeboman udara oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang mencoba mengusir pemberontak Houthi dari sana.

Kota Sana'a terletak di lembah yang telah dihuni selama 2.500 tahun dan merupakan salah satu pusat utama penyebaran agama Islam di kawasan itu. Di kota itu terdapat lebih dari 100 masjid, 14 pemandian kuno dan 6.000 rumah yang dibangun sebelum abad ke-11 Masehi.

Menurut Bokova, pengeboman ini telah menghancurkan beberapa gedung bersejarah di ibu kota Yaman, Sana'a dan kota tua Sa'adah, serta dinding kota Baraqish yang merupakan situs bersejarah pra-Islam. "Saya mengutuk kehancuran ini dan menyerukan kepada semua pihak yang bertikai agar melindungi warisan budaya dari konflik," kata Bokova (13/5/2015). (BBC)  

Editor: Damar Fery

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!