Terlibat Perdagangan Manusia, Kepolisian Malaysia Selidiki 12 Anggotanya

Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki 12 anggotanya terkait dugaan keterlibatan dalam kamp perdagangan manusia.

Kamis, 28 Mei 2015 13:09 WIB

Ilustrasi Kuburan Massal. Foto: Antara

KBR - Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki 12 anggotanya terkait dugaan keterlibatan dalam kamp perdagangan manusia yang ditemukan di bagian utara negara itu. Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Wan Junaidi Tuanku Jaafar mengatakan, empat dari mereka kini sudah ditahan dan menjalani berbagai pemeriksaan sejak awal tahun lalu. Delapan orang lainnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia.

Sebelumnya pihak berwenang Malaysia menemukan 139 kuburan dan 28 kamp di perbatasan Malaysia dengan Thailand. Rute itu digunakan oleh pelaku perdagangan manusia untuk membawa migran dari Myanmar dan Bangladesh masuk ke Malaysia. (BBC)


Editor: Quinawaty Pasaribu

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.