Ratusan Orang Protes Pengeboran Kutub Utara

Aksi protes berlangsung di utara-barat pelabuhan kota Seattle, Amerika

Minggu, 17 Mei 2015 21:03 WIB

Ilustrasi pemboran minyak dan gas bumi. Foto: Antara

KBR- Ratusan orang berkumpul dengan menaiki kayak dan perahu kecil untuk melakukan protes terhadap pengeboran minyak di Kutub Utara oleh produsen minyak raksasa Shell. Aksi protes ini berlangsung di utara-barat pelabuhan kota Seattle, Amerika setelah satu dari dua rig besar milik Shell tiba di pelabuhan. Dalam beberapa bulan mendatang, perusahaan akan menempatkan rig-rig tersebut untuk eksplorasi minyak di lepas pantai utara Alaska.

Protes pun digelar oleh para aktivis yang menyatakan bahwa pengeboran oleh perusahaan minyak tersebut akan merusak lingkungan. Awal pekan ini, Shell memenangkan persetujuan bersyarat dari US Department of Interior untuk eksplorasi minyak di Kutub Utara. Namun perusahaan itu masih harus mendapatkan izin dari pemerintah federal dan negara bagian Alaska untuk memulai pengeboran. Shell menyebut Arktik Kutub Utara penting untuk memasok kebutuhan energi masa depan. Para pengunjuk rasa itu berkumpul dalam formasi dan meluncurkan tanda besar yang berbunyi "Keadilan Iklim Sekarang". Sebuah tongkang bertenaga surya dengan nama "Platform Rakyat" juga bergabung dengan pengunjuk rasa yang meneriakkan slogan-slogan dan juga menyanyikan lagu-lagu. (BBC)

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Kemenkumham : 75 Rekomendasi UPR Tidak Diterima, Tapi Dicatat

  • DPR Pastikan Iklan Rokok Tidak Akan Dilarang di Media Penyiaran
  • Miryam Berharap Laporan Aris Budiman Terhadap Media Dibawa ke Pengadilan
  • Perayaan Tahun Baru Islam di Solo