Paus Segera Bertemu Castro

Gereja Katolik selalu berhubungan baik dengan Kuba.

Senin, 11 Mei 2015 09:15 WIB

Paus Fransiskus (Foto: Antara)

Paus Fransiskus (Foto: Antara)

KBR - Paus Fransiskus akan menerima Presiden Kuba Raul Castro dalam sebuah kunjungan di Vatikan. 

Presiden Castro akan mengucapkan terima kasih kepada Paus atas bantuannya. Paus Fransiskus memiliki peran yang besar dalam memperbaiki hubungan diplomatis antara Amerika Serikat dan Kuba.  

Castro sendiri baru kembali dari Moskow setelah memperingati 70 tahun kemenangan Rusia atas Nazi dalam Perang Dunia II. Paus juga dijadwalkan akan mengunjungi Amerika Serikat September mendatang. 

Gereja Katolik sejak revolusi 1959 tetap mempertahankan hubungannya dengan Havana. Pada tahun 1996, Paus Yohanes Paulus II menjadi Paus pertama yang menerima pemimpin Kuba Fidel Castro ketika melakukan perjalanan ke Vatikan. Presiden Raul Castro, adik dari Fidel, terakhir mengunjungi Roma pada tahun 1997 ketika ia merupakan menteri pertahanan. (BBC) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.