Liberia Rayakan Bebas Ebola

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Liberia bebas dari virus Ebola.

Minggu, 10 Mei 2015 18:29 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) berbincang dengan Wakil Presiden Liberia Joseph Nyumai Boakai (kiri) dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Liberia dalam rangkaian KTT Asia-Afrika (21/4)

ARTIKEL TERKAIT

KBR - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Liberia bebas dari virus Ebola. Ini setelah tidak ditemukannya kasus baru dalam 42 hari di negara itu. Presiden Ellen Johnson Sirleaf mengatakan Liberia merayakan upaya dalam membendung penyakit tersebut. 

Sebelumnya lebih dari 4.700 kematian akibat Ebola tercatat di Liberia. Jumlah ini jauh lebih banyak dari negara lain yang juga terdampak. Sementara Liberia berhasil melewatinya, negara tetangga seperti Guinea dan Sierra Leone masih terus berjuang melawan wabah. Ebola mengambil lebih dari 11.000 jiwa di seluruh wilayah itu sejak tahun lalu.

Kini, WHO menganggap negara itu telah terbebas dari Ebola setelah periode 42-hari tanpa kasus baru atau dua kali masa inkubasi maksimum. Kematian terakhir di Liberia akibat Ebola dikonfirmasi pada tanggal 27 Maret. Kemudian pada hari Sabtu lalu Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa: "Wabah penyakit virus Ebola di Liberia berakhir." 

Para pejabat setempat mengungkapkan Ebola akhirnya dapat ditaklukkan di Liberia melalui upaya kolektif. Seperti pusat perawatan dan lokasi-lokasi pencucian tangan yang didirikan untuk mencegah penularan penyakit. Pun beberapa Billboard yang dipasang berisikan slogan-slogan pengingat seperti "Ebola adalah nyata", "Cuci tangan Anda dan tidak menyentuh" dan "Jangan menjadi korban berikutnya". (BBC)

Editor: Eli Kamilah


 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Ini Hasil Rapat Bamus DPR soal Perppu Ormas

  • Tim Arkeolog Sumba Berupaya Cetak Kerangka Situs 2800 Tahun
  • LN: Amerika Terapkan Sanksi Baru bagi Pendukung Korea Utara
  • OR: Di Tengah Ketakpastian Draxler Didekati Sejumlah Klub

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.