Kemenangan Wan Azizah Wan Ismail Kukuhkan Oposisi

Sebelumnya, kursi parlemen tersebut kosong setelah ditinggal suaminya, yakni Anwar Ibrahim yang dipenjara karena dituduh terlibat dalam kasus pelecehan seksual pada Februari lalu.

Jumat, 08 Mei 2015 19:21 WIB

Istri dari Tokoh Oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail  (wikipedia)

Istri dari Tokoh Oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail (wikipedia)

KBR- ­ Istri dari Tokoh Oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, Wan Azizah Wan Ismail memenangkan kursi parlemen lewat pemilihan umum. Kemenangan tersebut mengukuhkan dominasi oposisi di negara bagian Pulau Pinang.  Sebelumnya, kursi parlemen tersebut kosong setelah ditinggal suaminya, yakni Anwar Ibrahim yang dipenjara karena dituduh terlibat dalam kasus pelecehan seksual pada Februari lalu. Dengan demikian, ini merupakan kedua kalinya Wan Azizah Wan Ismail menggantikan posisi suaminya karena dipenjara. 

Wan Azizah Wan Ismail memenangi pemilu sela yang diadakan pada Kamis, 7 Mei 2015. Pemilu sela diadakan menyusul vonis 5 tahun penjara yang dijatuhkan Mahkamah Agung Malaysia terhadap Anwar Ibrahim.  

Dalam pemilu sela kali ini, Wan Azizah meraih 30.316 suara, sementara lawannya dari Barisan Nasional, Suhaimi Sabudin, meraih 21.475 suara. Dua calon lainnya, Azman Shah dari Partai Rakyat Malaysia (PRM) meraih 101 suara; dan calon independen, Salleh Ishak, meraih 367 suara. (Aljazeera)

Editor: Malika

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.