Sejumlah buruh migran melakukan aksi di Tol Reformasi Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (27/4) malam. ANTARA FOTO

KBR - Presiden Filipina Benigno Aquino melayangkan surat ucapan terima kasih kepada Indonesia atas penangguhan eksekusi mati terhadap warga negaranya, Mary Jane Fiesta Veloso. Surat tersebut ditujukan ke Presiden Joko Widodo Kamis kemarin.

Aquino mengatakan, berterima kasih kepada pemerintah Indonesia untuk kecepatan merespon suratnya. Permohonan penangguhan itu, kata dia, muncul pada tengah hari waktu setempat dan langsung dikomunikasikan kepada Menteri Luar Negeri Indonesia kemudian disampaikan langsung ke Presiden Jokowi.

Sebelumnya, hukuman mati Mary Jane ditangguhkan pada menit-menit terakhit eksekusi Rabu dini hari lalu. Penangguhan itu terjadi lantaran adanya bukti baru terkait peninjauan ulang kasus perdagangan manusia perekrut Mary, Maria Kristina Sergio. Penyelidikan dan kesimpulannya akan membantu menentukan dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab atas pengedaran narkoba dan penyelundupan manusia. (AFP)


Editor: Quinawaty Pasaribu 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!