Berbagai Lembaga dan Negara Kecam Hukuman Mati Bagi Morsi

Pengadilan mengukum mati Morsi dan lebih dari 100 pendukungnya terkait kasus bobolnya penjara pada 2011 silam.

Minggu, 17 Mei 2015 21:07 WIB

Mohammed Morsi. Foto: Antara

KBR - Berbagai lembaga dan negara mengecam tuntutan Pengadilan Mesir yang menjatuhkan hukuman mati pada bekas Presiden Mohammed Morsi yang digulingkan militer. Pengadilan mengukum mati Morsi dan lebih dari 100 pendukungnya terkait kasus bobolnya penjara pada 2011 silam. 

Lembaga pemantau HAM Amnesty International mengecam tuntutan tersebut dan menyebut hukuman mati telah menjadi alat kegemaran pemerintah Mesir membersihkan oposisi politiknya. Sementara Pemerintah Amerika Serikat mengatakan, secara konsisten menentang pengadilan dan hukuman massal yang diselenggarakan tidak tertib hukum. 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding langkah tersebut mengisyaratkan kemunduran demokrasi dan pemerintah El-Sissi kembali ke era lama Mesir. (BBC) 

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.