Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Foto: Antara

KBR - Sebanyak 22 personil angkatan udara Amerika Serikat di Korea Selatan tengah menjalani perawatan medis darurat setelah menangani sejumlah sampel hidup dari antraks. Hal tersebut secara resmi diumumkan perwakilan militer Amerika Serikat hari ini. Sebelumnya, sampel antraks tersebut telah dihancurkan pada Rabu kemarin. Seharusnya pasukan militer Amerika menerima sampel yang sudah mati sebagai bahan penelitian dan pelatihan.

Namun ternyata ada beberapa yang masih hidup. Tidak satu pun pasukan yang melakukan kontak langsung dengan sampel tersebut menunjukkan tanda-tanda terpapar antraks. Namun sesuai dengan tindakan pencegahan medis. Anggota itu tetap diperiksa dan diberi antibiotik, sementara untuk beberapa kasus bahkan menjalani vaksinasi. (Channel News Asia)


Editor: Quinawaty Pasaribu

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!