Bekas Presiden Myanmar Jadi Pertapa

Setelah menyerahkan pemerintahan baru kepada partai yang dipimpin Aung San Suu Kyi.

Rabu, 06 Apr 2016 12:22 WIB

Thein Sein (Foto: Channel News Asia)

Thein Sein (Foto: Channel News Asia)

KBR, Yangon - Media pemerintah Myanmar melaporkan bekas presiden negara itu, Thein Sein, sedang menjadi pertapa, beberapa hari usai dia menyerahkan jabatannya kepada pemerintahan baru yang dimpimpin partai demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi. 

Gambar-gambar yang disebar luas di internet menunjukkan Thein Sein gundul, mengenakan kacamata khasnya, dan mengenakan jubah marun dari biarawan Buddha. 

Dia dilaporkan telah masuk ke biara di pusat kota Pyin Oo Lwin, Senin lalu, untuk bermeditasi selama lima hari. 

Pria berusia 70 tahun ini memimpin pemerintahan transisi Myanmar selama 5 tahun. Partainya yang didukung militer kalah dalam pemilihan legislatif tahun lalu, dan rekan satu partainya kalah dari rekan Suu Kyi dalam Pilpres Myanmar. (Channel News Asia) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?