Seorang tentara Arab Saudi menembakkan mortir ke arah posisi gerakan Houthi di perbatasan Arab Saudi dan Yaman, Selasa (21/4). (foto: Antara)

KBR - Badan Kesehatan Dunia WHO mencatat korban tewas akibat pertempuran di Yaman sejak akhir Maret mencapai 1000 orang, termasuk hampir 50 anak-anak. Dalam jumlah sebelumnya, badan itu mendaftar 944 kematian dan 3.487 luka pada 17 April. 

Badan kesehatan itu berulang kali menekankan menerima angka tersebut dari sarana kesehatan di Yaman, tapi karena banyak orang tidak dapat ke rumah sakit untuk perawatan, angka mungkin lebih tinggi. 

WHO tidak membedakan warga dengan petempur. Rinciannya menurut daerah menunjukkan bahwa ibu kota Sanaa mencatat kematian terbanyak, dengan 209, termasuk 21 anak-anak dan lima perempuan.

Editor: Antonius Eko  

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!