WHO: 1000 Orang Tewas di Yaman

Badan Kesehatan Dunia WHO mencatat korban tewas akibat pertempuran di Yaman sejak akhir Maret mencapai 1000 orang, termasuk hampir 50 anak-anak.

Jumat, 24 Apr 2015 13:01 WIB

Seorang tentara Arab Saudi menembakkan mortir ke arah posisi gerakan Houthi di perbatasan Arab Saudi dan Yaman, Selasa (21/4). (foto: Antara)

KBR - Badan Kesehatan Dunia WHO mencatat korban tewas akibat pertempuran di Yaman sejak akhir Maret mencapai 1000 orang, termasuk hampir 50 anak-anak. Dalam jumlah sebelumnya, badan itu mendaftar 944 kematian dan 3.487 luka pada 17 April. 

Badan kesehatan itu berulang kali menekankan menerima angka tersebut dari sarana kesehatan di Yaman, tapi karena banyak orang tidak dapat ke rumah sakit untuk perawatan, angka mungkin lebih tinggi. 

WHO tidak membedakan warga dengan petempur. Rinciannya menurut daerah menunjukkan bahwa ibu kota Sanaa mencatat kematian terbanyak, dengan 209, termasuk 21 anak-anak dan lima perempuan.

Editor: Antonius Eko  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Ombudsman Sebut Ada Indikasi Maladministrasi Dalam Kecelakaan Kerja Konstruksi

  • KPU Tegaskan Akan Berikan Sanksi Bagi Parpol yang Pakai Gambar Presiden
  • Petani Garam Jatim Akan Layangkan Surat Protes ke Jokowi

Di Indonesia jumlah penduduknya adalah 250 juta penduduk dengan investor atau investasi di pasar modal adalah 1 juta orang saja yang berinvestasi.