Serangan Udara di Yaman Dihentikan

Koalisi pimpinan Arab Saudi mengakhiri serangan udaranya atas kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman. Operasi koalisi yang disebut Badai Penentu dinyatakan sudah mencapai tujuan militernya.

Rabu, 22 Apr 2015 08:34 WIB

kerusakan akibat perang di Yaman (foto: Antara)

KBR - Koalisi pimpinan Arab Saudi mengakhiri serangan udaranya atas kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman. Operasi koalisi yang disebut Badai Penentu dinyatakan sudah mencapai tujuan militernya. 

Sedangkan sebuah operasi baru yang diberi nama Restoring Hope atau Pemulihan Harapan, ditujukan pada upaya penyelesaian krisis politik di Yaman dan keamanan serta kontraterorisme di dalam negeri. 

Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi berlangsung hampir sebulan belakangan, namun secara umum gagal menghentikan pergerakan kelompok Houthi yang ingin menjatuhkan pemerintahan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi. 

Yaman menghadapi krisis politik dan militer usai kelompok Houthi menguasai beberapa wilayah di negara itu, termasuk sebagian ibukota Sanaa. Senin lalu, serangan udara atas pangkalan rudal di ibukota Sanaa menewaskan sedikitnya 18 orang dengan 300 lainnya cedera. Serangan ini pun mengakibatkan gedung KBRI rusak dan belasan WNI terlukaa. (bbc)

Editor: Antonius Eko  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?