KBR - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mencabut pengusaha terkenal asal Burma, Win Aung dari daftar sanksi. 

Kepala Kamar Dagang dan Industri Burma, yang merupakan pemilik perusahaan konstruksi Dagon Internasional yang membantu pembangunan Ibukota Naypitaw, resmi dikeluarkan daari daftar Negara dan Orang Terlarang, Kamis (23/4/2015). 

Selain itu, dua perusahaan milik Win Aung juga telah dikeluarkan dari daftar sanksi Departemen Keuangan. Namun pernyataan Deplu AS itu tak merinci alasan pencabutan itu. 

Sebelumnya, menurut kawat rahasia diplomatik AS yang dipublikasi Wikileaks, Win Aung dituduh mengekspor kayu yang diambil dari hutan lindung setelah memenangkan kontrak yang diberikan karena kedekatannya dengan militer.

Editor: antonius Eko 

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!