Gunung di Chile Meletus, Warga Diungsikan

Gunung Calbuco di Chile meletus. Ini untuk pertama kalinya gunung berapi itu meletus dalam setengah abad terakhir.

Kamis, 23 Apr 2015 11:47 WIB

Gunung Villarica menyemburkan asap dan lava, yang terlihat dari kota Pucon, Chili, Senin (20/4). (foto: Antara)

KBR - Gunung Calbuco di Chile meletus. Ini untuk pertama kalinya gunung berapi itu meletus dalam setengah abad terakhir. 

Dilansir dari AFP,  Gunung Calbuco memuntahkan abunya ke langit, yang memicu tanda bahaya di kota pelabuhan selatan Puerto Montt. Kantor Darurat Nasional Chile pun memerintahkan evakuasi warga hingga radius 20 kilometer (12 mil) dari sekitar kawah. Penerbangan pun terganggu akibat letusan gunung ini. 

menteri Dalam Negeri Rodgrigo Penililo mengatakan, polisi telah mengevakuasi sejumlah warga dan mulai mengungsikan. Gunung setinggi 2.000 meter (6.500 kaki) itu tidak aktif selama 43 tahun. 

Ini adalah kedua kalinya terjadi letusan besar di kawasan selatan Chile sejak 3 Maret silam. Saat itu gunung berapi Villarrica memancarkan letusan singkat disertai abu dan lava. Penerbangan ke sejumlah daerah yang melalui sekitar gunung itu pun dibatalkan.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Garam Langka, Harga Ikan Asin di Banyuwangi Naik

  • Kelahiran Harimau Benggala di Banjarnegara Dianggap Mengejutkan
  • Banjir Hanyutkan Pagoda di Myanmar
  • Antonio Cassano Umumkan Pensiun untuk Kedua Kali dalam Sepekan

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.