Paus Fransiskus (kiri) merangkul Katholikos Armenia Karekin II saat misa memperingati 100 tahun pembunuhan massal warga Armenia di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu (12/4). (foto: Antara)

KBR - Gereja Armenia melakukan upacara kanonisasi atau pernyataan kesucian bagi satu setengah juta orang Armenia yang dinyatakan sebagai korban pembunuhan massal tentara Kekaisaran Usmani, Turki, pada Perang Dunia Pertama. 

Upacara berlangsung di katedral Echmiadzin yang merupakan Gereja Armenia terbesar di dekat ibukota Yerevan, pada pukul 19.15 waktu setempat. Jam pelaksanaan upacara ditentukan sebagai lambang dari peristiwa yang terjadi pada tahun 1915 itu. 

Gereja Armenia menyatakan tujuan upacara adalah untuk menyatakan bahwa mereka menjadi martir bagi keimanan dan tanah air mereka. Jumlah orang yang dikanonisasi membuat upacara dianggap sebagai upacara kanonisasi terbesar dalam sejarah. 

Hingga kini, Turki membantah telah melakukan pembunuhan massal dan menyatakan bahwa yang terjadi ketika itu adalah perang saudara. (bbc)

Editor: Antonius Eko 

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!