Gereja Armenia Gelar Kanonisasi Korban Genosida Turki

Gereja Armenia melakukan upacara kanonisasi atau pernyataan kesucian bagi satu setengah juta orang Armenia yang dinyatakan sebagai korban pembunuhan massal

Jumat, 24 Apr 2015 10:14 WIB

Paus Fransiskus (kiri) merangkul Katholikos Armenia Karekin II saat misa memperingati 100 tahun pembunuhan massal warga Armenia di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Minggu (12/4). (foto: Antara)

KBR - Gereja Armenia melakukan upacara kanonisasi atau pernyataan kesucian bagi satu setengah juta orang Armenia yang dinyatakan sebagai korban pembunuhan massal tentara Kekaisaran Usmani, Turki, pada Perang Dunia Pertama. 

Upacara berlangsung di katedral Echmiadzin yang merupakan Gereja Armenia terbesar di dekat ibukota Yerevan, pada pukul 19.15 waktu setempat. Jam pelaksanaan upacara ditentukan sebagai lambang dari peristiwa yang terjadi pada tahun 1915 itu. 

Gereja Armenia menyatakan tujuan upacara adalah untuk menyatakan bahwa mereka menjadi martir bagi keimanan dan tanah air mereka. Jumlah orang yang dikanonisasi membuat upacara dianggap sebagai upacara kanonisasi terbesar dalam sejarah. 

Hingga kini, Turki membantah telah melakukan pembunuhan massal dan menyatakan bahwa yang terjadi ketika itu adalah perang saudara. (bbc)

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau