Gempa Guncang Okinawa

Gempa juga mengguncang beberapa wilayah di selatan Jepang, yang sempat memicu peringatan tsunami di sekitar Pulau Okinawa.

Senin, 20 Apr 2015 13:12 WIB

ilustrasi

KBR - Gempa berkekuatan 6,8 skala richter mengguncang Taipei, Taiwan, Senin (20/4/2015) pagi. Belum ada laporan kerusakan atau korban luka dari gempa di negara itu, meski gedung-gedung di Taipei dilaporkan berguncang. 

Gempa juga mengguncang beberapa wilayah di selatan Jepang, yang sempat memicu peringatan tsunami di sekitar Pulau Okinawa. Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setinggi satu meter di beberapa pulau kecil yang menjadi bagian dari Okinawa, termasuk Miyakojima yang terkenal sebagai lokasi wisata menyelam atau diving. 

Tak ada peringatan tsunami di pulau utama Okinawa, yang menjadi pangkalan militer AS. Beberapa saat kemudian, peringatan tsunami dicabut. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik juga mengatakan tak ada ancaman tsunami setelah gempa.

Editor: Antonius Eko  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Disebut Dukung HTI, Menpora Segera Panggil Adhyaksa

  • Diprotes Imvestor, Presiden Sentil 2 Menteri
  • KPPU: 5 Perusaah Atur Tata Niaga Beras di Sejumlah Provinsi
  • Indonesia Gandeng Azerbaijan Buat Pusat Pelayanan Terpadu

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.