Australia Bakal Tarik Dubesnya di Indonesia

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, mengecam keras eksekusi hukuman mati di Cilacap. Dia menegaskan akan menarik duta besar australia di Indonesia.

Rabu, 29 Apr 2015 08:13 WIB

KBR - Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, mengecam keras eksekusi hukuman mati di Cilacap. Dia menegaskan akan menarik duta besar australia di Indonesia, setelah proses eksekusi Myuran Sukumaran dan Andrew Chan berakhir.Keputusan ini bisa membuat hubungan diplomatik antara Indonesia-Australia terganggu. 

Sebelumnya, pejabat tinggi di Kementerian Luar Negeri Australia, Steven Ciobo juga mengutuk pelaksanaan eksekusi hukuman mati di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ciobo melalui akunnya di Twitter menyebut pelaksanaan eksekusi ini sebagai penyalahgunaan kekuasaan. 

Dari delapan yang menjalani hukuman mati, dua di antaranya adalah dua warga negara Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, yang dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus narkoba pada 2006. 

Sukumaran dan Chan menjadi dua warga Australia pertama yang dieksekusi sejak warga Australia lain, Nguyen Tuong Van dihukum gantung di Singapura pada 2005 dalam kasus penyelundupan heroin. (bbc) 

Editor: Antonius Eko  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Dosen Unsoed Yang Gabung Dengan ISIS Meninggal

  • Sumbangan Ditolak
  • Guardiola: Masih Ada Klub Yang Mau Messi Dengan Harga Tinggi

Indonesia baru merayakan dirgahayu yang ke-72. Ada banyak harapan membuncah untuk generasi penerus yang bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.