Anak Buah Pesta Seks, Direktur DEA Mundur

Direktur badan pemberantasan narkotika AS Drug Enforcement Administration (DEA), Michele Leonhart mengundurkan diri.

Rabu, 22 Apr 2015 12:03 WIB

Michele Leonhart (foto: Guardian)

KBR - Direktur badan pemberantasan narkotika AS Drug Enforcement Administration (DEA), Michele Leonhart mengundurkan diri menyusul tuduhan yang menyatakan, sejumlah agen DEA hadir dalam pesta-pesta seks yang didanai oleh kartel obat terlarang. 

Pengunduran diri Leonhart diumumkan Jaksa Agung Eric Holder, yang menyebutkan bahwa Leonhart akan menanggalkan kedudukannya pertengahan Mei mendatang. Disebutkan pula, Leonhart yang menjabat sejak 2007 itu telah berada di bawah tekanan untuk mundur setelah bersaksi kepada komite kongres pekan lalu. 

Badan Pemberantasan Narkotika Amerika Serikat menyebut insiden itu terjadi di Kolombia. Menurut laporan departemen kehakiman, sejumlah agen juga mendapat uang, hadiah-hadiah mahal dan senjata. Tujuh agen yang mengaku menghadiri jamuan mewah itu diskors mulai dari dua hingga 10 hari. Seorang di antaranya dibebaskan dari sangkaan.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.