Wartawan ABC Ditangkap di Malaysia, Menlu Australia "Sangat Prihatin"

Jurnalis itu tengah melakukan investigasi untuk program Four Corner di Radio ABC Australia.

Senin, 14 Mar 2016 15:26 WIB

KBR - Pemerintah Australia prihatin dengan ditangkapnya dua jurnalis dari radio ABC Australia di Malaysia. 

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan dua jurnalis itu ditangkap saat berusaha bertanya kepada Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terkait dugaan korupsi. 

Jurnalis itu tengah melakukan investigasi untuk program Four Corner di Radio ABC Australia. Mereka ditangkap di negara bagian Sarawak pada Sabtu malam saat mendekati Perdana Menteri Najib di luar sebuah masjid. 

Kepolisian Malaysia megklaim dua jurnalis itu ditangkap karena mengabaikan instruksi polisi untuk tidak melewati garis keamanan. 

Mereka kemudian dibebaskan dengan jaminan pada Minggu kemarin dan dituduh menghalangi pejabat publik dalam melaksanakan tugas-tugasnya. 

"Kami menyediakan konsuler untuk mendukung kru ABC dan mengangkat isu ini sesuai tingkatan yang pantas dengan pemerintah Malaysia," kata Julie Bishop. 

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak selama beberapa bulan terakhir terus mendapat tekanan untuk mundur terkait dengan dugaan korupsi dana yang disimpan di lembag akeuangan negara 1Malaysia Development Berhard (1MDB). Pemberitaan di Malaysia menyebutkan Najib menyimpan dana sekitar 680 juta USD atau sekitar Rp8,8 triliun di rekening pribadi. Najib membantah segala tuduhan itu. Ia menyatakan tidak menggunakan dana itu untuk keperluan pribadi. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.