Rusia dan Filipina Punya Pemimpin Perempuan Paling Banyak

Di Eropa Timur, lebih dari sepertiga posisi manajemen senior dipegang perempuan.

Selasa, 08 Mar 2016 08:35 WIB

Selamat hari perempuan internasional! (Foto: Jump Digital)

Selamat hari perempuan internasional! (Foto: Jump Digital)

KBR - Rusia menduduki peringkat pertama di dunia dengan 45 persen perempuan menduduki jabatan manajemen senior. Posisi selanjutnya diduduki oleh Filipina dan Lithuania. 

Laporan “Perempuan dalam Bisnis” dari perusahaan audit dan pajak yang berbasis di Amerika, Grant Thornton, menyebutkan Jepang ada di posisi buntut dengan 7 persen posisi manajemen senior dipegang oleh perempuan. Sementara Jerman dan India ada di posisi tengah dengan 15-16 persen perempuan memegang jabatan penting di manajemen.

Di tingkat dunia, hanya seperempat posisi manajemen senior yang diduduki oleh perempuan. Ini naik 22 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah bisnis yang tak menempatkan perempuan dalam posisi manajemen juga naik dibandingkan tahun lalu. Laporan ini diambil dari hasil survei terhadap lebih dari lima ribu bisnis di 36 negara.

“Perusahaan di negara-negara maju seringkali bicara soal pentingnya keberagaman dalam kepemimpinan,” kata Francesca Lagerberg dari Grant Thornton International. “Ini saatnya membuktikan janji mereka.”

Negara-negara Eropa Timur seperti Estonia, Latvia dan Poland, berada di posisi atas dalam survei ini dengan lebih dari sepertiga posisi senior dipegang oleh perempuan. Menurut survei, kondisi yang ada di Eropa Timur ini adalah salah satu jejak paham komunisme dan prinsip yang dianut soal kesetaraan. (Reuters)  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Becakayu Ambruk, Menteri PUPR Hentikan Proyek Infrastruktur Jalan Seluruh Indonesia

  • Ketua DPR Persilakan Polri Kaji UU MD3, Tapi Polisi Harus Tetap Patuh
  • Serangan Bom Di Suriah, 77 Orang Tewas
  • Belum Juga Dapat Medali Di Olimpiade, Atlet Korut Was-Was

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.