Seorang prajurit terlihat di bandara Zaventem setelah terjadi ledakan, di Belgia, Selasa (22/3/2016)

Seorang prajurit terlihat di bandara Zaventem setelah terjadi ledakan, di Belgia, Selasa (22/3/2016) (Foto: Antara)

KBR - Puluhan korban masih dinyatakan dalam perawatn intensif pasca serangan bom bunuh diri di Brussels hari Selasa lalu. Serangan tersebut menewaskan 31 orang dan sekitar 300 korban luka-luka.

Menteri Kesehatan Belgia Maggie de Blok mengatakan 61 orang masih dalam kondisi kritis. Artinya, jumlah korban tewas bisa bertambah lagi. Korban luka berasal dari 41 negara. Sementara ada empat pasien lainnya dalam keadaan koma dan belum berhasil diidentifikasi.

Sebelumnya, Jaksa Belgia mengaku telah mengidentifikasi dua dari empat penyerang sebagai dua bersaudara, Khalid dan Brahim el-Bakraoui. Belum disebutkan siapa nama dua penyerang lainnya. Satu tewas, sementara satunya lagi masih buron.

Brahim el-Bakraoui meledakkan dirinya dalam serangan di Bandara Zavenem yang menewaskan 11 orang. Sementara Khalid el-Bakraoui melancarkan serangan di Stasiun Metro Maelbeek dan menewaskan 20 orang. ISIS mengaku berada di balik serangan tersebut.  

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!